Danrem 174 / ATW

/media/images/danrem-buat-web_3226-copy

Photo Gallery

 

SEBAGAI WUJUD PENGHORMATAN KUSUMA BANGSA KODIM 1711/BVD BERSAMA PEMDA MELAKSANAKAN UPACARA 10 NOVEMBER
 
Boven Digoel. Bertempat dilapangan Pemda Kab. Boven Digoel. Bupati Kab. Boven Digoel (Bpk Benediktus Tambonop S.STP) bertindak sebagai Inspektur Upacara dalam rangka memperingati HARI PAHLAWAN Dengan Tema "Satukan Langkah Untuk Negeri" yang tempatnya jatuh pada hari ini Kamis 10 November 2016. Dimana bertindak sebagai Perwira Upacara Letda Inf H. Simangjuntak (Pasi Pers Dim 1711/BVD) dan Komandan Upacara Lettu Inf Jajang Sutisna (Pasi Ops Satgas Yonif Mekanis 413/Bremoro) sebagai Pembaca UUD 1945 Serda Imam Efendi. Kamis (10/11/16).
 
Turut hadir pada Upacara HUT TNI Ke-71 yaitu Bupati Kab. Boven Digoel, Wakil Bupati Kab. Boven Digoel, Dandim 1711/BVD, Kapolres Boven Digoel, Kasdim 1711/BVD, Dansatgas Yonif 413/Bremoro, Wakapolres Boven Digoel, Danramil 1711/BVD, Wakil Ketua I DPRD Kab. Boven Digoel, Sekda Kab. Boven Digoel, Para pimpinan SKPD Kab. Boven Digoel. Para anggota DPRD Kab. Boven Digoel, Para tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat dan tokoh pemuda Kab. Boven Digoel, serta anggota TNI, Polri dan Masyarakat Kab. Boven Digoel.
 
Dengan susunan peserta Upacara yang terdiri dari 1 SST anggota Kodim 1711/BVD, 1 SST anggota Satgas Yonif 413/Bremoro, 1 SST anggota Polres Boven Digoel, 1 SST anggota Satpol PP, 1 SST PNS Kab. Boven Digoel, 1 SST Mahasiswa, 1 SST ORMAS, 1 Kelompok Basarnas Kab. Boven Digoel, 1 SST Anggota Pramuka serta 1 SSK Siswa SD, SMP dan SMA Kab. Boven Digoel, 1 SST Para Paguyuban Kab. Boven Digoel.
 
Dalam amanat Metri Sosial Republik Indonesia yang dibacakan oleh Bupati Kab. Boven Digoel yaitu pada intinya mengatakan Setiap tanggal 10 November, Bangsa Indonesia memperingatin Hari Pahlawan sebagai momen reflektif untuk memberi makna atas pengorbanan Para Pahlawan Kusuma Bangsa, dengan menyalakan jiwa kepahlawanan dalam perjuangan mengisi kemerdekaan.
 
Peringatan tersebut di dasarkan pada peristiwa "Pertempuran 10 November 1945" disurabaya, pertempuran pertama dan terbesar antara pasukan Indonesia dengan pasukan asing setelah proklamasi kemerdekaan 17 Agustus 1945, dengan memakan korban jiwa yang sangat besar.
 
Peristiwa tersebut memberikan kita pelajaran moral bahwa warisan terbaik para pahlawan bangsa bukanlah "politik ketakutan" melainkan "politik harapan". Bahwa seberat apapun tantangan yang dihadapi dan keterbatasan yang ada, tidak akan menyurutkan semangat perjuangan.
 
Sehingga melalui momentum peringatan hari pahlawan 10 November 2016 yang dilaksanakan dengan berbagai kegiatan, kita dapat mengambil makna yang terkandung di dalamnya dengan meneladani nilai-nilai luhur yang diwariskan kepada kita semua seperti taqwa kepada tuhan YME, patang menyerah, jujur dan adil, percaya kepada kemampuan sendiri serta kerja keras untuk membangun indonesia yang sejahtera sebagaimana cita-cita para pahlawan Bangsa.
 
Sehingga pada kesempatan baik ini kami mengajak kepada seluruh lapisan masyarakat untuk terus berjuang , bekerja, berkarya menjadi pahlawan bagi diri sendiri, pahlwan bagi lingkungan, pahlawan bagi masyarakat maupun pahlwan bagi negeri ini. Selamat Hari Pahlawan.
Ditulis Oleh Penrem 174/ATW Tanggal 11-November-2016
Di Group berita Kategori umum
    Komentar
    Nama
    Email
    Web
    Komentar

    Pejabat

    Pendaftaran Prajurit

    Search

    Flag Counter