Danrem 174 / ATW

/media/images/danrem-buat-web_3226-copy

Photo Gallery

 

PENGARAHAN KASDAM XVII/CENDERAWASIH KEPADA PRAJURIT TNI SE-GARNIZUN TIMIKA DI BRIGIF-20/IJK
 
Timika, Senin (23/11/2015). Jam Kasdam XVII/Cenderawasih merupakan suatu bentuk kepedulian pimpinan kepada para Prajuritnya dan juga sebagai forum komunikasi langsung antara pimpinan yang berada di pucuk tertinggi dengan Prajurit yang ada di daerah dimana di dalamnya terdapat penekanan dan instruksi khusus yang perlu dilaksanakan.
 
Jam Kasdam XVII/Cenderawasih dilaksanakan di Brigif-20/IJK yang diikuti oleh Dansat TNI dan 350 anggota TNI se-Garnizun Timika. Dalam pengarahannya, Kasdam XVII/Cenderawasih, Brigjen TNI Herman Asaribab menekankan bahwa kedatangannya sesuai dengan perintah Pangdam XVII/Cenderawasih untuk menyikapi dan mengevaluasi tugas pokok pasca kejadian penembakan yang melibatkan 4 Prajurit TNI. Kemudian Kasdam menekankan pula bahwa tugas TNI dalam OMP dan OMSP harus dipahami sehingga jika ada gangguan Kamtibmas segera berkoordinasi dengan Kepolisian. Evaluasi harus terus dilaksanakan mulai dari tingkat Danru karena dalam Satuan TNI tidak berdiri sendiri melainkan seperti sistem yang harus kompak. Kasdam pun menekankan agar menjauhi Miras dan Narkoba karena keduanya merupakan sumber pelanggaran, Prajurit TNI sebagai orang yang mempunyai tanggung jawab harus membentengi diri dengan Santi Aji disamping itu Permildas yang sudah didapatkan harus diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari sehingga akan mengurangi pelanggaran. Selanjutnya Kasdam menekankan tentang kebersamaan dalam kehidupan dan membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat serta Polri. Di akhir pengarahannya Kasdam menekankan bahwa setiap pelanggaran yang dilakukan Prajurit kedepannya akan diberlakukan hukuman 2 tingkat diatasnya adapun pelanggaran yang harus dihindari adalah mabuk, Narkoba, bentrok dengan TNI AU dan TNI AL.
 
Menanggapi pengarahan dari Kasdam XVII/Cenderawasih, Dandim 1710/Mimika, Letkol Inf Andi Kusworo memohon arahan dari Kasdam dan menyarankan agar melakukan peremajaan Perwira Kodim sehingga pencapaian tugas pokok dapat lebih baik kemudian menyampaikan permasalahan dengan Pemda yang sulit diajak komunikasi dan permasalahan yang mungkin timbul pasca pelantikan Caleg versi SK 17 disamping itu Dandim menyarankan agar dukungan Helly ditambah dengan Helly Bolco sehingga daya angkut menjadi lebih banyak serta menyarankan agar pengamanan Helly menjadi perhatian. Di akhir sarannya Dandim menyampaikan bahwa Pos Tembagapura akan dikosongkan namun tetap memantau perkembangan situasi di Tembagapura.
 
Menanggapi saran dari Dandim 1710/Mimika, Kasdam XVII/Cenderawasih mengharapkan untuk tetap semangat, menjadikan kelemahan menjadi kekuatan dan menjalin komunikasi baik dengan Pemda serta masyarakat  lalu jadikan Satuanmu menjadi rumahmu. Untuk masalah peremajaan Perwira, Kasdam menyampaikan bahwa hingga saat ini Kodam XVII/Cenderawasih masih kekurangan Perwira, kemudian untuk masalah Helly akan ditindaklanjuti. Saran selanjutnya datang dari Kasbrigif-20/IJK, Letkol Inf Yusuf Sampetoding yang intinya memohon tambahan perumahan setiap tahunnya lalu ditanggapi oleh Kasdam bahwa hal tersebut akan diajukan ke Kasad.
 
Sebelum mengakhiri pengarahannya Kasdam XVII/Cenderawasih memanggil perwakilan dari setiap Satuan TNI AD di Garnizun Timika kemudian mengecek Tugas Pokok Satuan masing-masing. Sebelum kembali, Kasdam XVII/Cenderawasih menyempatkan diri bersalaman dengan anggota yang hadir sebagai wujud kebersamaan dalam lingkungan keluarga besar TNI AD.
Ditulis Oleh Penrem 174/ATW Tanggal 23-November-2015
Di Group berita Kategori umum
    Komentar
    Nama
    Email
    Web
    Komentar

    Pejabat

    Pendaftaran Prajurit

    Search

    Flag Counter